



KOTA JAMBI, Rabu (10 Desember 2025) � Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Kota Jambi hari ini secara resmi membuka kegiatan Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dengan pendekatan Deep Learning dan Character Building yang akan berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 10 hingga 11 Desember 2025. Acara yang diadakan di aula utama madrasah mendapatkan perhatian khusus, dengan pembukaan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jambi, Bapak Dr. H. Abdullah Saman, dan kehadiran seluruh guru, pengawas sekolah, serta staf tata usaha yang berperan sebagai panitia acara.
Selama pembukaan acara yang berlangsung pada pagi hari, Bapak Dr. H. Abdullah Saman menyampaikan pidato yang penuh semangat, menekankan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan di era digital saat ini. "Kurikulum yang berbasis cinta bukan hanya tentang pengetahuan akademik, tetapi juga tentang bagaimana membentuk generasi muda yang memiliki hati yang penuh kasih, karakter yang kuat, dan kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan deep learning," ungkap beliau. Dia juga memberikan apresiasi kepada MTsN 6 Kota Jambi yang berani mengambil inisiatif untuk mengadakan workshop yang relevan dan mendalam, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain di Kota Jambi.
Narasumber utama acara ini adalah Ibu Dr. Hj. Kurnian Eva Nilasari, M.Pd, seorang ahli pendidikan dari Balai Diklat Keagamaan Padang yang memiliki pengalaman luas dalam bidang pengembangan kurikulum dan pembentukan karakter. Selama sesi pertama hari ini, beliau secara mendalam menyampaikan materi tentang konsep inti Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), menjelaskan bahwa KBC bukan sekadar istilah, melainkan pendekatan pembelajaran yang memadukan rasa cinta terhadap Tuhan, sesama, alam semesta, dan budaya sebagai landasan setiap proses pembelajaran.
"Istilah 'cinta' dalam KBC tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga kognitif dan psikomotorik. Kita mengajarkan siswa untuk mencintai apa yang mereka pelajari, sehingga mereka tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," papar Ibu Kurnian Eva Nilasari. Beliau juga menjelaskan bagaimana pendekatan deep learning dapat diintegrasikan dengan KBC, di mana siswa diajarkan untuk menganalisis masalah secara mendalam, menghubungkan pengetahuan antar mata pelajaran, dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta kreatif.
Selain itu, materi character building yang disampaikan beliau juga sangat relevan, di mana dia membahas berbagai strategi untuk membentuk karakter positif pada siswa, seperti kejujuran, tanggung jawab, empati, dan keberanian. Beliau memberikan contoh praktis bagaimana guru dapat memasukkan elemen karakter building dalam setiap pertemuan kelas, tanpa harus mengorbankan materi inti kurikulum. Selama sesi tanya jawab, guru-guru yang hadir sangat antusias dalam mengajukan pertanyaan, mulai dari tentang cara penerapan KBC di kelas hingga tantangan yang mungkin dihadapi dan solusinya.
Seluruh peserta workshop, yang terdiri dari lebih dari 40 guru, 3 pengawas sekolah, dan 10 staf tata usaha sebagai panitia, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi. Staf tata usaha yang bertugas sebagai panitia juga bekerja dengan sangat profesional, memastikan bahwa seluruh proses acara berjalan lancar, mulai dari penyiapan tempat, peralatan audio visual, hingga penyiapan materi dan makanan untuk peserta.
Kepala Madrasah MTsN 6 Kota Jambi, Bapak Fahmi, S.Pd, yang juga aktif dalam mengawasi pelaksanaan workshop, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia menyampaikan rasa syukur kepada Kemenag Kota Jambi yang telah mau membuka acara, kepada narasumber yang telah mau berbagi pengetahuannya, serta kepada seluruh peserta dan panitia yang telah berpartisipasi dengan penuh semangat. "Kegiatan workshop ini sangat berharga bagi kita semua, terutama bagi guru-guru yang akan langsung menerapkan KBC di kelas. Kami berharap setelah mengikuti workshop ini, guru-guru dapat lebih percaya diri dalam mengimplementasikan kurikulum yang berbasis cinta dengan pendekatan deep learning dan character building, sehingga kualitas pendidikan di MTsN 6 Kota Jambi dapat terus meningkat," ujar Bapak Fahmi.
Acara yang berlangsung selama dua hari ini akan terus menyajikan materi yang lebih mendalam pada hari kedua (11 Desember 2025), termasuk sesi praktik penerapan KBC di kelas, diskusi kelompok tentang perancangan pembelajaran, dan presentasi hasil diskusi dari setiap kelompok. Semua peserta diharapkan dapat membawa pulang wawasan dan keterampilan baru yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari, sehingga MTsN 6 Kota Jambi dapat menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya menghasilkan siswa yang cerdas akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan penuh cinta terhadap sesama.
Kegiatan workshop ini juga menjadi bukti komitmen MTsN 6 Kota Jambi dalam terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat. Dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dengan pendekatan deep learning dan character building, diharapkan siswa MTsN 6 Kota Jambi dapat menjadi generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan berkontribusi positif bagi negara dan bangsa.
Red humaz MTsN 6 kota jambi
|
77x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kota Jambi dan Sekitarnya
Memuat tanggal...